Translate My Blog

Minggu, 13 Mei 2012

Jangan Sampai Facebook Menghapus Amal Ibadah Kite



Tidak sedikit di antara kita yang menuliskan pada statusnya di FB: " Tahajjud sudah, dzikir sudah, baca al-Qur�an sudah. Sekarang apalagi ya?" Atau, ada lagi yang menuliskan bahwa dia sudah makan ini dan minum itu untuk sahur,puasa sunnah.atau update status di tengah malam, bilang tahajjud , atau cara lain dengan cara membangunkan sahur(sahur-sahur ayo sahur) dan untuk sholat subuh,
agar diketahui orang lain bahwa dia sedang mengerjakan amal shalih.
Astagfirullah....... 
semoga tidak ada dipikiran kita niat seperti ini.
mari kita tutup rapat_rapat peluang masuknya setan, kita sudah yakin kan bahwa Allah melihat semua aktifitas kita.

JADI CUKUP ALLAH SAJA YANG TAHU!!!

Wahai para hamba Allah yang sedang meniti jalan menuju Rabbnya, janganlah luasnya rahmat dan ampunan Allah menjadikan kita merasa aman dari siksa dan adzab-Nya. Janganlah kita merasa bahwa segala amalan yang kita kerjakan pasti diterima oleh-Nya, siapakah yang bisa menjamin itu semua?

Tidak diragukan lagi bahwa riya� membatalkan dan menghapuskan amalan seorang hamba. Dalam sebuah hadits qudsi,

(Allah berfirman):"Aku paling kaya, tidak butuh tandingan dan sekutu. Barangsiapa beramal menyekutukan-Ku kepada yang lain, maka Aku tinggalkan amalannya dan tandingannya." (HR. Muslim no. 2985)


Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan kepada kalian adalah syirik kecil." Para sahabat bertanya: "Apa yang dimaksud dengan syirik kecil?" Rasulullah shallallahu �alaihi wa sallam menjawab: "Yaitu riya�." (HR. Ahmad 5/428, Baihaqi no. 6831, Baghawi dalam Syarhus Sunnah 4/201, dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 951, Shahih Targhib 1/120).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar