Translate My Blog

Minggu, 18 Maret 2012

Tempat Kedudukan Allah Menurut Al-Qur'an dan Hadist





Banyak diantara kita kaum muslimin kalau ditanya kan Dimana ALLAH maka banyak sekali diantara kita akan menjawab ALLAH berada dimana2, atau ada juga yang menjawab ALLAH berada di hatinya orang mukmin.

SUBHAANALLAH, hal ini sangatlah keliru sekali, karena hal tersebut termasuk aqidah dalam beragama islam, untuk itu saya akan membahas secara ilmiyah Dimana ALLAH.
didalam Al-qur'an terdapat 7 surat yang menjelaskan dimana keberadaan ALLAH dan di hadits yang shohih

ALLAH berada diatas langit ketujuh,( diatas Arsy)
dalil dari Al-qur'an
"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy . Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam.(QS Al-a'raf : 54)

"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy untuk mengatur segala urusan. Tiada seorangpun yang akan memberi syafa'at kecuali sesudah ada izin-Nya. (Dzat) yang demikian itulah Allah, Tuhan kamu, maka sembahlah Dia. Maka apakah kamu tidak mengambil pelajaran? (QS Yunus :3)

"Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas ’Arsy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan. Allah mengatur urusan (makhluk-Nya), menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya), supaya kamu meyakini pertemuan (mu) dengan Tuhanmu. (QS Al Ra'd :2)

"(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas ’Arsy" (QS Thaha : 5)

"Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara kedua-duanya dalam enam masa, kemudian Dia (Allah) bersemayam di atas 'Arash. (Dialah) al-Rahman (Yang Maha Pemurah), maka tanyakanlah hal itu kepada al-Khabir (Yang Maha Mengerti). ( QS Al-Furqan :59 )

"Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam hari, kemudian Dia bersemayam di atas ’Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?" (QS As-sajadah :4)

"Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam hari; Kemudian Dia bersemayam di atas ’Arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS Al-Hadid :4)


dan yang paling jelas dan paling gamblang, yang kalau kita benar2 beriman kepada ayat ALLAH ga mungkin lagi kita menolaknya ada disurat Al-mulk ayat 16 dan 17
"Tidakkah kamu merasa aman dari Allah yang berada DI LANGIT bahwa Dia akan menjungkir-balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu berguncang. Atau apakah merasa aman terhadap Allah yang DI LANGIT bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat) mendustakan peringatan-Ku”. (QS Al-Mulk : 16-17).


dari hadits nabi yang shohih
"Dari Muawiyah bin Hakam As-Sulami -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “…Saya memiliki seorang budak wanita yang bekerja sebagai pengembala kambing di gunung Uhud dan Al-Jawwaniyyah (tempat dekat gunung Uhud). Suatu saat saya pernah memergoki seekor serigala telah memakan seekor dombanya. Saya termasuk dari bani Adam, saya juga marah sebagaimana mereka juga marah, sehingga saya menamparnya, kemudian saya datang pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ternyata beliau menganggap besar masalah itu. Saya berkata: “Wahai Rasulullah, apakah saya merdekakan budak itu?” Jawab beliau: “Bawalah budak itu padaku”. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Dimana Allah?” Jawab budak tersebut: “Di atas langit”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya lagi: “Siapa saya?”. Jawab budak tersebut: “Engkau adalah Rasulullah”. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Merdekakanlah budak ini karena dia seorang wanita mukminah”.

dari hadits shohih diatas, dapat disimpulkan, budak wanita itu sudah dihukumi muslim, karena menyatakan ALLAH berada diatas langit dan mengatakan Muhammad Rasulullah shallallahu'alayhi wassalam

namun demikian kita tidak boleh memikirkan bagaimana ALLAH cara bersemayamnya, yang terpenting adalah kita beriman kalau ALLAH berada diatas Arsy, tanpa harus memikir2kan kaifiyahnya (bagaimana caranya)

1 komentar:

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39
  1. Assalammualaikum... Terima khasih atas Sharenya..
    Moga Rahmat ALLAHswt sentiasa melimpah kepada saudara dan Keluarga saudara.. Aminn

    BalasHapus